Minggu, 20 Desember 2015






FULL ACCOUNTING SHARE (FAS) 2016
A.    LATAR BELAKANG

Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia Simpul Sulawesi Selatan atau biasa kita kenal IMAI Simpul Sul-Sel merupakan wadah untuk mahasiswa akuntansi se-Sulawesi Selatan untuk berbagi informasi, yang dibawahi oleh Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia.
Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI) merupakan sarana bagi mahasiswa Akuntansi se-Indonesia untuk sharing informasi dan juga sebagai ajang untuk berperan serta dalam mengkomunikasikan pemikiran – pemikiran konstruktif guna terwujudya transparansi dan akuntabilitas sosial. Tujuan utama berdirinya organisasi ini adalah sebagai organisasi pemersatu mahasiswa Akuntansi se – Indonesia. Organisasi ini memiliki simpul – simpul di beberapa wilayah di Indonesia.Simpul ini berkedudukan di regional wilayah Indonesia atau di tingkat provinsi.
Peran serta dalam mengkomunikasikan pemikiran-pemikiran konstruktif menuntut sikap kritis setiap anggota dalam menanggapi segala persoalan-persoalan yang di hadapi indonesia terkhusus permasalahan yang berkaitan dengan akuntansi. Salah satu permasalahan besar yang kini dihadapi oleh bangsa Indonesia ialah terjadinya kebakaran hutan di berbagai daerah. Kerugian yang ditimbulkan milyaran bahkan trilyunan rupiah dan mungkin pula dapat dikatakan tak ternilai harganya.
Dalam upaya mencari solusi dari permasalahan tersebut, telah di temukan titik terang dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan khususnya dalam sektor akuntansi, yaitu dengan menerapkan konsep akuntansi lingkungan. Konsep akuntansi lingkungan sebenarnya sudah mulai berkembang sejak 1970-an di Eropa. Akibat tekanan lembaga-lembaga bukan pemerintah dan meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat yang mendesak agar perusahaan-perusahaan menerapkan pengelolaan lingkungan, bukan hanya kegiatan bisnis saja.
Pada era pergerakan perusahaan ke arah green company, akuntan menjadi salah satu faktor penting. Karena akuntan yang bertugas menyajikan setiap informasi operasional perusahaan ke dalam bentuk laporan keuangan. Jika perusahaan memasukkan lingkungan ke dalam operasionalnya, maka pelaporan keuangannya pun harus memasukkan unsur lingkungan. Oleh karenanya pelaporannya harus berbasis pada environmental accounting (akuntansi lingkungan).
Terkait hal tersebut, Ikatan Mahasiswa Akuntansi (IMAI) Simpul Sul-Sel sebagai wadah pemersatu mahasiswa akuntansi terdorong untuk menyelenggarkan kegiatan yang bertema “THE ACCOUNTING DEW TO FACE ENVIROMENTAL LOSSES” yang memiliki arti bahwa akuntansi berperan sebagai embun yang membawa kesejukan untuk kerusakan lingkungan.


B.     NAMA KEGIATAN / TEMA KEGIATAN
FULL ACCOUNTING SHARE (FAS) 2016
Tema “THE ACCOUNTING DEW TO FACE ENVIROMENTAL LOSSES”
C.     TUJUAN
1.      Wadah untuk mengaplikasikan keilmuan akuntansi secara profesional, inovatif dan kreatif dalam sosial kemasyarakatan demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional
2.      Meningkatkan sikap kepedulian dan kritis terhadap permasalahan lingkungan
3.      Meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya berbagi pada sesama
4.      Meningkatkan pengetahuan akuntansi khususnya bidang akuntansi lingkungan
5.      Sebagai sarana sharing informasi terkait akuntansi lingkungan
6.      Wadah silaturahmi anggota-anggota Simpul se-Indonesia
7.      Mempererat hubungan antar anggota Simpul se-Indonesia

D.    LANDASAN KEGIATAN
1.      Tri Dharma Perguruan Tinggi
2.      Program Kerja Nasional IMAI 2015-2016
3.      Program Kerja IMAI Simpul SUL-SEL Periode 2015-2016

E.     BENTUK KEGIATAN
Kegiatan ini merupakan program nasional Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI) yang diamanahkan kepada Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI) Simpul Sul-Sel sebagai penanggung jawab pelaksana kegiatan.
Kegiatan ini terdiri dari beberapa item, yaitu:
1.   Funding Donation “A Shall Gift”
Pemberian bantuan dana dan shall untuk masyarakat riau yang terkena dampak kebakaran hutan
2.   Talkshow “Corporate Social Responbility for Enviroment”
Mengundang pembicara dari perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan CSR dalam bentuk kepedulian lingkungan, dan peserta talkshow dari kalangan mahasiswa dari berbagai Universitas Swasta/Negeri semua jurusan
3.Debate “ Enviromental Provit VS Enviromental Losses”
Peserta debat adalah mahasiswa akuntansi dari Perguruan Tinggi Negeri/ Swasta se-Indonesia
4.Field Trip “ Enjoy The World’s Lung”
Melakukan perjalanan ke hutan wisata yang terdapat di wilayah Sulawasi Selatan sebagai bentuk refresing untuk peserta Full Accounting Share (FAS) 2016

F.      JADWAL KEGIATAN
Seluruh rangkaian kegiatan FULL ACCOUNTING SHARE (FAS) 2016 ini diselenggarakan pada tanggal 03 – 07 Februari 2016.
m Funding Donation
Hari /Tanggal : Kamis, 04 Februari 2016
Waktu : Pukul 14.00 wita – selesai
Tema : “A Shall Gift”
Tempat : Fly Over, Jl.Perintis Kemerdekaan, Jl A.P Pettarani
m Debate
Hari/Tanggal : Jumat, 05 Februari 2016
Waktu : Pukul 09.00 wita-selesai
Tema : “Enviromental Profit VS Enviromental Losses”
Tempat : Ballroom lt. 2 Gd. Phinisi Universitas Negeri Makassar

m Talk Show
Hari/Tanggal : Sabtu, 06 Februari 2016
Waktu : Pukul 09.00 wita-selesai
Tema : “Corporate Social Responsibility for Environment”
Tempat : Ballroom Teather, Gd Phinisi

m Field Trip
Hari/Tanggal : Minggu, 07 Februari 2016
Waktu : Pukul 08.00 wita-selesai
Tema : “Enjoy The World’s Lung””
Tempat : Celebes Canyon

G.    PESERTA
1.      Funding Donation “A SMall Gift” :
a.       Anggota IMAI dari seluruh Simpul di Indonesia.
b.      Delegasi dari Mahasiswa Jurusan Akuntansi Seluruh Indonesia
2.      Debate “ Enviromental Provit VS Enviromental Losses”
a.       Delegasi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Seluruh Indonesia.
b.      Mahasiswa Akuntansi dari Seluruh Indonesia.
3.      Talkshow “Corporate Social Responbility for Enviroment”
a.       Mahasiswa Jurusan Akuntansi dari berbagai Perguruan tinggi Negeri/ Swasta SULSEL
b.      Delegasi dari Mahasiswa Jurusan Akuntansi Seluruh Indonesia
c.       Akademisi yang memiliki pemahaman mendalam mengenai akuntansi lingkungan
d.      Praktisi dari berbagai perusahaan yang telah menerapkan CSR di bidang lingkungan
e.       Aktivis lingkungan dari komunitas pencinta alam
4.      Field Trip “ Enjoy The World’s Lung”
a.       Delegasi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Seluruh Indonesia.
b.      Seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan Full Accounting Share (FAS) 2016

ALL PROPOSAL DOWNLOAD
1.    PROPOSAL FAS 2016

2.      JUKNIS LKTI & DEBATE COMPETITION 2016

3.      FORMULIR DEBATE

4.      FORMULIR DELEGASI

5.      PAMFLET FAS




Jumat, 16 Oktober 2015


IMAI Simpul Sul-Sel akan mengadakan kegiatan LKKS (Latihan Kader dan Kepemimpinan Simpul) atau yang biasa kita kenal dengan perekrutan anggota baru. 
nah untuk  persyaratannya sudah jelas di gambar diatas, namun untuk point 3 akan saya perjelas. resume dengan tema " Keterkaitan kebakaran hutan dengan isu akuntansi lingkungan" resume ini diketik dengan 1000 kata dan dikirm via email : imaisulsel@gmail.com 

untuk informasi lebih jelasnya silahkan hubungi saya 08981403046 (Mur)

Selasa, 15 September 2015


I.              MAKSUD DAN TUJUAN
Peraturan Organisasi tentang Pedoman Pengkaderan IMAI disusun dengan maksud dan tujuan untuk memberikan arahan bagi pengurus IMAI yang bertanggung jawab disemua jajaran IMAI, agar dalam menjalankan tugasnya dapat memahami bahwa kaderisasi harus dibangun berdasarkan pola dan sistem yang representatif dan kondusif sehingga organisasi mampu melahirkan kader-kader yang siap memimpin organisasi serta profesional dalam hal profesi keakuntansian.
II.           TUJUAN DAN SASARAN KADERISASI
2.1         Kaderisasi  diselenggarakan dengan tujuan:
a.         Membangun dan meningkatkan sistem dan mekanisme kerja organisasi yang menjamin dan memberi kesempatan kepada setiap kader IMAI yang mumpuni untuk dapat tampil memimpin dan mengelola organisasi secara demokratis dan elegan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
b.        Menjaga kesinambungan organisasi (sustainability) sekaligus mengembangkannya berdasarkan sistem yang dibangun yang memperlancar pergantian kepemimpinan;
c.         Menciptakan kader – kader yang handal dalam penalaran disiplin ilmu keakuntasian.
2.2         Kaderisasi diselenggarakan dengan sasaran:
a.         Terbentuknya kader yang memiliki wawasan keakuntansian, sosial kemasyarakatan, pemahaman organisasi dan kepemimpinan yang dapat diandalkan baik oleh organisasinya maupun masyarakat disekitarnya serta dinegaranya.
b.        Terbangunnya sistem dan mekanisme kepemimpinan serta permusyawaratan organisasi secara demokratis yang mampu memberikan warna dan kontribusi bagi perjalanan organisasi menuju tujuan organisasi

III.        POLA DAN MEKANISME PENGKADERAN
Sesuai dengan tujuan dan sasarannya, maka bentuk-bentuk Pola Kaderisasi terdiri dari:
3.1         Latihan kader
a.         Keorganisasian
b.        Keilmuan
c.         Mental
3.2         Temu Ilmiah, yang meliputi:
a.         Temu Ilmiah yang bersifat formal seperti Seminar, Simposium, dan Dialog Publik;
b.        Temu Ilmiah yang bersifat informal seperti Sarasehan, Penyuluhan, dan Kajian.
3.3         Pemagangan dan Partisipasi, yang meliputi:
a.         Penugasan keorganisasian;
b.        Pengiriman mengikuti kegiatan pelatihan, seminar, workshop, dan sejenisnya yang diselenggarakan internal maupun organisasi lain.
c.         Keikutsertaan dalam kepanitiaan IMAI

IV.        PENGELOLAAN KADERISASI
4.1         Penyelenggaraan kaderisasi pada prinsipnya dilakukan oleh pengurus simpul IMAI yang bersangkutan melalui biro/bidang/bagian/seksi yang berfungsi dibidang organisasi, keanggotaan, dan/atau kaderisasi;
4.2         Agar penyelenggaraan kaderisasi lebih terkonsentrasi dan profesional, maka pengurus Simpul IMAI dapat membentuk unit teknis yang khusus menangani hal itu;
4.3         Untuk dapat mengikuti kaderisasi seseorang harus:
a.         Terdaftar sebagai mahasiswa akuntansi disalah satu perguruan tinggi yang dibuktikan dengan kartu mahasiswa atau semacamnya
b.        Bersedia memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kaderisasi;

V.           BUKTI KADERISASI
5.1         Bukti keikutsertaan bagi anggota muda dalam program kaderisasi adalah sertifikat kelulusan yang ditandatangani oleh panitia pelaksana  yang menyelenggarakannya dan disetujui pengurus simpul yang bersangkutan;
5.2         Bentuk dan ukuran sertifikat (tanda) kelulusan ditetapkan dengan format yang sama secara umum yang dikeluarkan oleh Pengurus Nasional IMAI;
5.3         Format sertifikat kelulusan dalam bentuk piagam yang berisi data:
a.         Pernyataan kelulusan;
b.        Biodata yang bersangkutan;
c.         Otorisasi dari panitia pelaksana yang menyelenggarakan dan pengurus SIMPUL yang bersangkutan.
5.4         Sertifikat kelulusan sebagai bukti kaderisasi diberikan diakhir kegiatan program kaderisasi baik dalam forum resmi tertentu yang diselenggarakan organisasi maupun diakhir acara program kaderisasi yang diikutinya;
5.5         Sertifikat kelulusan yang diterima oleh seorang kader akan dapat menjadi salah satu syarat seorang kader untuk :
a.         Menjadi anggota penuh IMAI
b.        Menjadi pengurus IMAI
c.         Mengikuti segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh IMAI
5.6         Sertifikat kelulusan dari program kaderisasi bagi seorang kader tetap berlaku apabila yang bersangkutan pindah alamat/domisili, yang disertai dengan surat keterangan dari asal dimana yang bersangkutan menjalani proses kaderisasi.

VI.        MATERI DAN SILABUS PENGKADERAN
Materi pengkaderan secara umum meliputi :
6.1         Keorganisasian
Meliputi : teknik persidangan, sejarah dan eksistensi IMAI, Konstitusi, Manajerial Kepemimpinan Organisasi (MKO)
6.2         Keilmuan
Meliputi :   kajian mengenai keakuntansian
6.3         Mental
Meliputi :   peran dan fungsi mahasiswa

Silabus pengkaderan diatur berdasarkan konstitusi IMAI
Diberdayakan oleh Blogger.

Recomended

BTricks

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget